Perayaan Hari Raya Idul Adha selalu identik dengan momen kebersamaan karena mengandung makna mendalam bagi umat Muslim. Hari Raya Idul Adha sendiri menjadi hari raya besar kedua setelah Idul Fitri karena memiliki makna mendalam tentang ketaatan, pengorbanan, dan keikhlasan dari Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Ismail a.s.
Selain itu, momen Hari Raya Idul Adha tak pernah lepas dari rasa ikhlas dalam berbagi kebaikan dengan orang lain. Hari Raya Idul Adha juga membawa momen kebersamaan dengan orang terdekat melalui kelimpahan akan olahan daging kurban yang mendatangkan berbagai macam varian masakan menjadi menu favorit keluarga.
Tips Memasak Daging Kurban
Ketika mendapatkan daging kurban, tak jarang beberapa orang akan langsung memasaknya menjadi berbagai macam masakan seperti sate, gulai, rendang, hingga tongseng. Saat memasak daging kurban pun ada beberapa cara yang perlu diperhatikan untuk mendatangkan hasil yang maksimal agar daging tetap empuk dan tidak berbau. Berikut adalah tips memasak daging kurban:
1. Jangan Langsung Dimasak
Saat mendapatkan daging kurban, alangkah baiknya didiamkan terlebih dahulu minimal 4-6 jam dan simpan ke dalam wadah tertutup di chiller atau freezer. Tujuan dilakukannya hal ini untuk membuat tekstur daging tidak menjadi alot dan kurang sedap.
2. Cuci bersih
Ketika daging kurban ingin segera dimasak, cuci bersih daging kurban dengan air mengalir dan buanglah darah atau sisa kotorannya. Hal ini berguna untuk memastikan hasil masak daging kurban tidak berbau dan higienis.
3. Rebus dengan Api Kecil
Gunakan teknik slow cooking atau pemasakan lambat untuk membuat daging kurban menjadi lembut. Tak hanya itu, untuk membuat hasil daging yang maksimal dan lebih lembut saat dikunyah, alangkah baiknya memotong daging kurban berlawanan arah serat.
Olahan Daging Kurban

Sumber: liputan6.com
Setelah mengetahui teknik memasak daging kurban yang tepat dan benar, terdapat beberapa ide masakan yang dapat dijadikan menu favorit keluarga saat Hari Raya Idul Adha. Ada satu masakan khas Nusantara tepatnya daerah Jawa Timur yang cocok untuk dijadikan inspirasi olahan daging kurban, yaitu rawon.
Rawon merupakan salah satu masakan dengan kuah hitam pekat dari kluwek dan memiliki cita rasa gurih yang kaya rempah. Masakan ini dapat menggugah selera karena diolah menjadi daging bertekstur lembut dan berpadu dengan kuah hangat beraroma khas.
Bagi pecinta kuliner tradisional, rawon dapat menjadi salah satu inspirasi masakan saat Hari Raya Idul Adha karena perpaduan rempah yang khas dan kuah yang hangat cocok untuk dinikmati bersama orang-orang terdekat.
Nikmati Sensasi Rawon Hangat di VRATA Hotel Yogyakarta

Untuk menambah momen kebersamaan selama Hari Raya Idul Adha, VRATA Hotel menghadirkan menu Rawon spesial dengan cita rasa otentik khas Nusantara. Suasana hotel yang nyaman dengan sentuhan modern menjadikan pengalaman menikmati sajian tradisional menjadi lebih menyenangkan dan berkesan.
Tak hanya cocok untuk tamu menginap, menu Rawon di VRATA Hotel Yogyakarta dapat menjadi pilihan kuliner yang tepat bagi masyarakat yang ingin menikmati masakan tradisional khas Nusantara dengan suasana nyaman dan strategis di kawasan Jogja bagian timur.