Informations

Tempat Sunat di Jogja: Juru Supit Bogem  

Sirkumsisi atau Sunat merupakan momen penting bagi kaum lelaki yang tidak pernah terlupakan dalam kehidupannya. Prosesi sirkumsisi atau sunat ini sering dikaitkan dengan ajaran agama dan budaya yang mewajibkan seorang anak lelaki harus mengalami proses sunat. Namun dalam dunia medis, prosesi sunat bermanfaat dalam menjaga kebersihan alat kelamin untuk mengurangi risiko infeksi saluran kemih ataupun gangguan kesehatan pada alat kelaminnya. 

Sebagai kota budaya, Yogyakarta memiliki tradisi dan kearifan lokal yang berkaitan dengan tradisi sirkumsisi. Salah satu warisan budaya yang saat ini masih dipercaya oleh masyarakat adalah praktik sunat atau seringkali disebut dengan Juru Supit Bogem. Lebih dari sekadar layanan medis, Juru Supit Bogem menjadi simbol gabungan antara tradisi, kepercayaan, dan pengalaman turun temurun yang telah dialami langsung oleh masyarakat. 

Adapun sejarah atau cerita mengenai Juru Supit, sebagai berikut : 

Sejarah yang Melegenda  

Juru Supit Bogem merupakan sebuah klinik praktik sunat yang didirikan sekitar tahun 1939 oleh Raden Ngabehi Noto Pandoyo. Awal perjalanan praktik sunat ini dilakukan secara sederhana dari rumah ke rumah sebelum akhirnya berkembang menjadi satu lokasi yang dikenal hingga saat ini oleh masyarakat. 

Nama “Bogem” sendiri berasal dari sebuah daerah yang berlokasi di area timur kurang lebih 1 hingga 1,5 kilometer dari Candi Prambanan. Dahulu daerah tersebut merupakan hasil dari revitalisasi Candi Prambanan yang ditemukan beberapa artefak dan dikerjakan oleh banyak orang. Untuk proses revitalisasi secara komprehensif, terdapat beberapa alat yang dipakai salah satunya adalah alat pemukul batu atau yang dikenal dengan “Bogem”. Seiring berjalannya waktu, daerah tersebut lebih dikenal dengan daerah “Bogem” karena para warga yang melintasi daerah tersebut sering memanggilnya dengan istilah “Bogem” akibat banyaknya alat pemukul batu di daerah sana.

Keunikan Layanan

Sejak awal berdiri hingga saat ini, Juru Supit Bogem selalu menggunakan metode yang diwariskan secara turun-temurun mulai dari generasi pertama hingga ke generasi ketiga. Teknik yang digunakan juga selalu mengikuti perkembangan zaman yang ada sesuai dengan standar medis untuk memenuhi kebutuhan tamu

Secara teknis tetap mengadaptasi apa yang menjadi perkembangan zaman. Di era ketika awal Eyang dulu, sampai dengan sekarang kami terus mengadaptasi dan semuanya berkenaan dengan tata laksana, semuanya dilaksanakan dengan panduan medis seperti itu,” ungkap Aulia Kurniadi salah satu staff Juru Supit Bogem.

Keistimewaan Juru Supit Bogem terletak pada bagaimana mereka memperlakukan tamu lebih dari sekedar pasien dan keluarga pasien, melainkan menjadi sebuah kerabat atau keluarga dari jauh. Hal ini juga didukung karena banyaknya tamu yang datang berasal dari berbagai daerah di Indonesia mulai dari pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera, hingga ke mancanegara.

Jadi kami menyebut bahwa para pasien atau keluarga pasien yang hadir ke sini ini bukan hanya sebagai pasien, tetapi juga merupakan kerabat atau keluarga dari jauh, sehingga kami layakkan bahwa kami akan menyebut dengan tamu seperti itu,” ucapnya.

Eksistensi yang Tak Lekang oleh Waktu

Semakin banyaknya permintaan tamu yang terus berkembang, menunjukkan bahwa eksistensi Juru Supit Bogem selalu ada dari dulu hingga saat ini. Bahkan banyak keluarga yang secara turun temurun mempercayakan Juru Supit Bogem sebagai tempat dimana anak atau cucu mereka melangsungkan prosesi sunat. Hal ini menunjukkan bahwa Juru Supit Bogem berhasil menciptakan ikatan emosional antar generasi sehingga memunculkan adanya kepercayaan yang berakar secara turun temurun. 

menjadi satu kebanggaan tersendiri bagi kami bahwa ternyata yang mengantarkan ke sini adalah eyangnya, kemudian juga ada bapaknya, ada pakde nya, ada kerabat-kerabat lain yang merekomendasikan,” ucapnya. 

Juru Supit Bogem bukan hanya sekedar tempat prosesi sunat saja, melainkan bagian dari warisan budaya yang terus hidup hingga saat ini. Melalui sejarah panjang, kepercayaan dari berbagai kalangan, serta perpaduan antara tradisi dan inovasi, Juru Supit Bogem menjadi bukti bahwa banyak pria di Indonesia percaya akan jasa dan layanan yang diberikan oleh Juru Supit Bogem. Nama “Bogem” bukan hanya sebuah tempat, melainkan pengalaman yang membekas seumur hidup, seperti satu slogannya yaitu “the real man modified by Bogem”. 

Tak hanya memenuhi kebutuhan saat prosesi sunat saja, seringkali permintaan tamu berkaitan dengan kenyamanan baik untuk tempat istirahat atau sekedar untuk makan. Adapun, rekomendasi tempat penginapan yang nyaman dari Juru Supit Bogem, yaitu VRATA Hotel Yogyakarta. VRATA Hotel Yogyakarta menawarkan fasilitas kamar yang nyaman dengan total 69 kamar mulai dari tipe Superior, Deluxe, Grand Deluxe, dan Family Suite. Selain terdapat tipe kamar yang nyaman dan memadai, VRATA Hotel juga memiliki 2 meeting room, 1 ballroom, restaurant, dan kolam renang yang bisa digunakan untuk kegiatan intimate hingga bisnis.

Menyesuaikan kebutuhan menginap menjadi salah satu hal penting untuk membuat aktivitas berjalan dengan lancar. Melalui hal tersebut, pilihan akomodasi yang nyaman dan strategis juga mendukung kelancaran setiap aktivitas yang ada. Nikmati pengalaman berkesan dengan kenyamanan terbaik hanya di VRATA Hotel Yogyakarta yang berjarak 5 menit dari Juru Supit Bogem.

Share The Post

Other Stories

Kalender Event Prambanan April – Juli 2026 : Dari acara otomotif hingga acara Olahraga 

Kawasan wisata Candi Prambanan kembali menjadi pusat perhatian dengan berbagai agenda besar di kuarta kedua ...
3 Manfaat Halal Bihalal

3 Manfaat Halal Bihalal

Ketahui beberapa manfaat halal bihalal mempererat silaturahmi serta meningkatkan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. ...

Rekomendasi Hotel Dekat Dengan Tol Jogja – Solo

Ruas jalan Tol Prambanan - Purwomartani dipersiapkan untuk difungsikan sementara pada periode mudik Lebaran 2026. ...

5 Tips Mudik Lebaran

Mudik Lebaran merupakan momen yang dinantikan untuk berkumpul bersama keluarga, sehingga memer;ukan persiapan yang matang ...

Ramadan Penuh Makna: VRATA Hotel Yogyakarta Gelar CSR bersama Panti Asuhan Al-Afiyah

VRATA Hotel menggelar aksi kepedulian bersama anak-anak Panti Asuhan Al-Afiyah pada Kamis, 19 Februari 2026. ...

Rekomendasi Tempat Buka Puasa di Yogyakarta Bagian Timur, VRATA Hotel Hadirkan “Semarak Rasa Melayu” dengan Konsep All You Can Eat

Menyambut bulan suci Ramadan, VRATA Hotel menghadirkan pengalaman kuliner istimewa bertajuk “Semarak Rasa Melayu”. Dengan ...